Pembudidaya Ikan Diajak Manfaatkan Limbah Makanan Guna Mewujudkan Pakan Mandiri
- Admin
- /
- 2025-11-24 17:51:27
- /
- Views: 408
Pelatihan Unwar dorong pembudidaya ikan Denpasar manfaatkan limbah makanan sebagai pakan untuk mandiri, menekan biaya, dan meningkatkan hasil budidaya.
Denpasar, Dalam upaya meningkatkan kemandirian pembudidaya ikan, Akademisi dari Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSDP) Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi Universitas Warmadewa, Gede Agus Surya Pratama S.St.Pi, MP, mengajak para pembudidaya untuk memanfaatkan limbah makanan sebagai pakan ikan. Ajakan ini disampaikan saat pelatihan yang diadakan untuk kelompok pembudidaya ikan Pokdakan Sumber Mina Jaya di Peguyangan Kangin, Denpasar.
Pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Universitas Warmadewa. Dalam kesempatan tersebut, Agus Surya menekankan pentingnya kemandirian dalam penyediaan pakan. Ia mencontohkan, limbah makanan dan buah-buahan seperti pepaya dapat diolah menjadi pakan untuk ikan lele.
“Jika kita mau mengimplementasikan cara budidaya ikan yang baik, salah satunya kita harus mampu mandiri dulu dalam penyediaan pakan. Kalau pakan saja kita masih sangat tergantung pada pakan komersial, sulut kita berkembang” kata Agus Surya.
Ni Made Rai Sumarni, S.P., M.Agb., selaku Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengelolaan Pembudidayaan Ikan dari Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, berharap agar pembudidaya ikan di Denpasar dapat mandiri dalam penyediaan pakan. ""Dengan mengolah limbah makanan, mereka tidak lagi tergantung pada pakan komersial yang harganya sering berfluktuasi,"" ujarnya.
Ketua Pokdakan Sumber Mina Jaya, I Gede Widyasmara P, mengungkapkan bahwa mereka telah mencoba mengembangkan pakan menggunakan bahan baku lokal. Ia berharap adanya pendampingan berkelanjutan dari pihak universitas, khususnya dalam membuat formulasi pakan ikan dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang ada.
Data menunjukkan bahwa penggunaan limbah makanan dalam pakan ikan tidak hanya mengurangi biaya, tetapi juga berpotensi meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil budidaya. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pembudidaya, sekaligus menciptakan ekosistem budidaya ikan yang lebih berkelanjutan.
Dengan dukungan akademis dan pemanfaatan sumber daya lokal, pembudidaya ikan di Denpasar bisa mencapai kemandirian yang diharapkan, dan meningkatkan pendapatan mereka di masa depan. DS
Berita terkait
Teknologi Tepat Guna Tekan Risiko Gagal Fermentasi Kopi Kintamani
2026-08-20 02:15:12Petani kopi Kintamani diperkuat teknologi tepat guna untuk mengendalikan fermentasi, mengukur kadar air, dan meningkatkan kualitas serta daya saing kopi..
Manfaatkan Air Kolam Lele, Mahasiswa Unwar Budidayakan Krisan di NTT
2026-09-08 10:25:53Mahasiswa Unwar membuktikan krisan dapat tumbuh di pesisir NTT dengan memanfaatkan air kolam lele melalui sistem irigasi tetes yang hemat air..
Temukan Kombinasi Dekomposer Lokal Bali, Akademisi FP Unwar Raih Paten.
2021-12-25 14:10:09.





