Bentengi Bangsa Dari Dampak Negatif Teknologi, Bunda Tutik Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

  • Admin
  • /
  • 2025-12-21 07:16:58
  • /
  • Views: 189

Anggota MPR RI Tutik Kusuma Wardhani sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di UNHI Denpasar untuk memperkuat nilai Pancasila dan peran generasi muda.

KABARIBALI, DENPASAR -

Anggota MPR RI Tutik Kusuma Wardhani menggelar sosialisasiEmpat Pilar Kebangsaan di kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar,Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkanpemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan di seluruh lapisan masyarakat,terutama generasi muda, agar semangat kebersamaan dan kecintaan pada tanah airtetap terjaga.

Ia menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan untuk menanamkanpemahaman tentang pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan RepublikIndonesia (NKRI), melalui perilaku sehari-hari yang berlandaskan nilaiPancasila di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan arus informasi.

"Empat pilar kebangsaan harus terus kita edukasikan dansosialisasikan kepada masyarakat secara luas agar keutuhan bangsa tetapterjaga. Teknologi membuat kita maju, tetapi jika tidak cerdas mengelolanya,justru bisa berdampak negatif bagi bangsa," ujar pemilik Rumah SakitKertha Usada ini.

Dalam materi yang disampaikan, Tutik Kusuma Wardhani menekankanpentingnya pemahaman Empat Pilar Kebangsaan di masyarakat. Menurutnya,perkembangan teknologi belakangan ini tidak saja membawa dampak positif, namunjuga bisa menjadi pengaruh negatif jika tidak dikelola secara cerdas.

"Empat pilar kebangsaan harus terus kita edukasikan dansosialisasikan kepada masyarakat secara luas agar keutuhan bangsa tetapterjaga. Teknologi membuat kita maju, tetapi jika tidak cerdas mengelolanya,justru bisa berdampak negatif bagi bangsa," ujarnya.

Terkait pemilihan UNHI Denpasar sebagai lokasi kegiatan, BundaTutik sapaan akrabnya menyebut bahwa sasaran utama sosialisasi adalah generasimuda. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahandi masa depan.

"Orientasi saya adalah generasi muda, karena merekayang akan menjadi agen perubahan ke depan. Dengan pemahaman ideologi bangsayang kuat, mereka bisa mengubah hal-hal yang kurang baik di masyarakat menjadilebih baik," katanya.

Bunda Tutik menambahkan, nilai toleransi, saling menghargai,dan menghormati harus ditanamkan sejak dini. Dengan perilaku yang beretika dansesuai dengan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan, ia yakin berbagai isu negatifdapat diminimalkan.

Ke depan, sosialisasi dan edukasi Empat Pilar Kebangsaanakan terus dilakukan, tidak hanya di perguruan tinggi, tetapi juga di tingkatSMA serta kepada masyarakat umum. DS