KPID Bali Apresiasi Kompas TV Konsisten Angkat Kearifan Lokal Bali

  • Admin
  • /
  • 2026-09-17 07:36:21
  • /
  • Views: 140

KPID Bali mengapresiasi konsistensi Kompas TV menayangkan siaran lokal Bali selama 2,5 jam serta menjaga kearifan lokal dan fungsi sosial penyiaran.

KPID Bali berkunjung ke manajemen Kompas TV di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Selasa, 15 September 2026. Tujuannya guna memastikan Kompas TV tetap konsisten dengan siaran lokal 2,5 jam untuk wilayah Bali, guna mengangkat kearifan lokal Bali dalam siaran. Ketua KPID Bali didampingi wakil ketua Endi Kusmadheni  dan Komisioner Erlangga Bayu Rahmanda Putra serta Gus Wah mengapresiasi Kompas TV yang konsisten hingga saat ini, dengan garapan-garapan siaran lokalnya, termasuk juga mempertahankan biro Bali dimana sejumlah SDM Bali bergabung. Corsec (Coorporate Security) Kompas TV Bimo Cahyo, tantangan TV Teresterial saat ini sangat besar di tengah era media digital. Seperti juga TV teresterial lainnya, tupoksi sebagai Lembaga Penyiaran sesuai UU 32/2002 tentang Penyiaran wajib tetap dilaksanakan, namun sebagai lembaga bisnis mesti tetap bisa eksis. Untuk itulah, diperlukan upaya bersama agar Lembaga Penyiaran tetap mampu menjalankan Tupoksinya terutama sebagai media informasi, edukasi, kontrol dan perekat sosial.

Pada kesempatan itu, KPID Bali juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-15 tahun.


Berita terkait

Baca Berita

Kejati Bali Rayakan 81 Tahun Pengabdian, Teguhkan Komitmen Pulihkan Kepercayaan Publik

2026-09-02 12:29:05

Kejati Bali memperingati Harlah Kejaksaan RI ke-81 melalui ziarah, donor darah, upacara, dan syukuran dengan semangat integritas dan pelayanan..

Baca Berita

Lewat Program KKN, Mahasiswa Unwar Diminta Bantu Perkuat Edukasi Pengelolaan Sampah Desa

2026-07-21 12:41:48

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Warmadewa (Unwar) diminta menjadi motor penggerak literasi lingkungan di tingkat akar rumput. Kehadiran mahasiswa diharapkan tidak sekadar membawa seruan formal, melainkan mampu memberikan edukasi konkret mengenai cara pengolahan sampah sejak dari sumber, termasuk menyasar institusi pendidikan anak usia dini..

Baca Berita

Tutik Sebut Program MBG Dibutuhkan Daerah 3T dan Tekan Stunting

2026-08-26 02:48:30

Tutik Kusuma Wardhani menyebut program MBG sangat dibutuhkan daerah 3T dan rawan stunting, serta mendorong perbaikan tata kelola agar tepat sasaran..